Inspirator demo Tiananmen meninggal dunia


Fang LizhiFang Lizhi menjadi inspirator gerakan protes menentang pemerintah komunis Cina di Lapangan Tiananmen.

Pembangkang Cina yang cukup terkenal, Fang Lizhi dilaporkan meninggal dunia pada usia 76 tahun di Tucson, Amerika Serikat.

Fang Lizhi dikenal karena pidatonya menginspirasi mahasiswa dalam aksi protes yang berlangsung di Lapangan Tiananmen pada 1989.

Istri Fang, Li Shuxian mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa Fang meninggal pada Jumat (06/04) sore.

Rekan Fang di AS, Wang Dan mengatakan komentar dan tulisannya Fang telah menginspirasi banyak kelompok muda saat ini.

Wang yang juga merupakan warga pelarian Cina di AS menuliskan sejumlah komentarnya tentang kabar kematian Fang melalui akun Twitter dan Facebook miliknya .

“Saya harap rakyat Cina tidak akan melupakan seorang pemikir seperti Fang Lizhi. Dia telah menginspirasi generasi muda di tahun 1989 dan membangunkan orang atas kerinduan terhadap demokrasi dan penegakan HAM,” tulis Wang.

“Fang adalah guru spiritual saya dan kematiannya adalah kehilangan besar buat saya. Saat ini saya tidak bisa melukiskan kesedihan saya dengan kata-kata.”

Hukuman mati

Fang merupakan ilmuwan astrofisika yang pernah menjadi bagian dari Partai Komunis namun kemudian dikeluarkan pada tahun 1987 karena komentar-komentarnya dituduh memicu kerusuhan.

Selama berada di Cina, dia menyampaikan dukungan terbuka terhadap aksi di Tiananmen meskipun dia tidak terlibat di lapangan.

Sesaat setelah aksi protes di Tiananmen meletus, Fang bersama istrinya melarikan diri ke kantor kedutaan besar AS di Cina dan sempat tinggal di sana selama satu tahun sebelum akhirnya pergi ke AS.

Pemerintah Cina sempat meminta AS menyerahkan keduanya namun permintaan itu ditolak sampai kemudian akhirnya Fang bersama istrinya diijinkan meninggalkan Cina.

Fang Lizhi dan istrinya saat itu khawatir pemerintah komunis Cina akan menangkap mereka dan menjatuhkan hukuman mati akibat dukungan terhadap aksi di Tiananmen.

Sejumlah mahasiswa mengatakan Fang kerap mengumpulkan mereka dan menjelaskan bahwa demokrasi merupakan sesuatu yang datang dari bawah dan bukan sebaliknya datang dari atas ke bawah.

Fang yang pernah menjadi wakil Presiden Universitas Ilmu dan Teknologi Cina di Heifei ini juga kerap memperolok keberadaan Partai Komunis Cina.

“Marxisme itu seperti gaun usang yang harus ditanggalkan.”

(bbc/bbc)

Berkomentarlah Disini Guna Menghargai Artikel Blog Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s